PLTU Banjarsari Inisiasi Pembentukan Ikatan Pemulung Indonesia Kabupaten Lahat

oleh -16 Dilihat
oleh
LAHATSATU.ID, -- PLTU Banjarsari inisiasi terbentuknya Ikatan Pemulung Indonesia Kabupaten Lahat

LAHATSATU.ID, LAHAT — Untuk meningkatkan perhatian terhadap para pemulung di Kabupaten Lahat, PLTU Banjarsari menginisiasi pembentukan Ikatan Pemulung Indonesia Kabupaten Lahat. Organisasi ini diharapkan mampu membuat program pemberdayaan terhadap buruh, untuk meningkatkan tarap hidup & kesejahteraan.

Pembentukan wadah organisasi untuk para pemulung tersebut, mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Tak hanya dari para pemulung di Kabupaten Lahat, tamun juga dari kalangan mahasiswa, aktivis lingkungan, hingga pengelolah bank sampah yang ada di Kabupaten Lahat. Bahkan sejumlah ibu-ibu mau jadi relawan, untuk membantu meningkatan kualitas kehidupan para pemulung.

Rizki Adriansyah salah satu pengurus Ikatan Pemulung Indonesia menjelaskan, kepengurusan sudah terbentuk. Tidak hanya pemulung, juga berisi sukarelawan yang berasal dari berbagai latar belakang. harapannya organisasi tersebut bisa membawa dampak atau perubahaan, bagi para pemulung yang ada di Kabupaten Lahat.

Target awal program yang akan dijalankan, yakni dari bidang Pendidikan. Sebab banyak anak-anak para pemulung di tempat pembuangan akhri (TPA) di Kecamatan Gumay Talang, tidak bisa baca dan tulis. Padahal mereka sudah bersekolah, hingga kelas 6 SD. bahkan ada juga yang tidak sekolah sama sekali, karena membantu orangtua mencari nafkah.

Selain itu bidang kesejahteraan dan sosial, juga menjadi perhatian. IPI lahat akan mengupayakan, para pemulung mendapatkan jaminan ketenagakerjaan. Sehingga mereka memiliki perlindungan saat sedang bekerja mencari nafkah, untuk memproteksi dari berbagai resiko kecelakana kerja.

“Terima kasih untuk PLTU Banjarsari, terutama dari bapak /Tommy Sahara mensuport penuh berdirinya ikatan pemulung Indonesia Kabupaten Lahat,” ujar Rizki, Senin (30/8/2026).

EVP PLTU Banjarsari Putut Dwidjoseno melalui Manager Umum Faza Ikhwana didampingi Spesialis Keamanan CSR dan Umum Tommy Sahara menjelaskan, para pemulung termasuk kelompok rentan yang harus dilindungi. Pihaknya mencoba menginisasi, agar ada organisasi yang menjadi wadah para pemulung. Sehingga pihak luar yang ingin membantu atau menjalankan program, lebih terarah dan terkonsentrasi. Sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih optimal.

“Semoga dengan terbentuknya IPI Lahat, membawa dampak positif bagi pemulung di Kabupaten Lahat,” Ujar Tommy Sahara. (mg10)