Agustriawan Putuskan Tak Maju Pemilihan Ketua PWI Lahat

oleh -13 Dilihat
oleh
Agustriawan

Lahat, lahatsatu.id — Menjelang pelaksanaan pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat, dinamika internal mulai terasa. Sejumlah nama mulai mencuat dan diperbincangkan sebagai bakal calon ketua PWI Lahat periode mendatang.

Di tengah menghangatnya bursa pencalonan tersebut, nama Agustriawan juga sempat disebut-sebut. Wartawan Sumatera Ekspres ini diketahui mendapat dorongan dari sejumlah rekan sejawat maupun mitra untuk ikut mencalonkan diri. Namun, Agustriawan dengan tegas memilih tidak maju.

Dengan latar belakang jurnalistik yang ditempa dari liputan-liputan keras. Berawal menjadi wartawan sejak tahun 2009, dari pos IGD dan kamar mayat hingga menjadi wartawan daerah Lahat. Agustriawan mengaku lebih terbiasa berada di lapangan. Dunia pengamatan, penyamaran, dan penulisan berita menjadi ruang yang paling ia pahami.

“Saya lebih nyaman menjadi wartawan. Mengamati, mencatat, dan menulis peristiwa adalah keseharian saya,” ujarnya.

Selain faktor kenyamanan profesi, Agustriawan juga menjelaskan bahwa secara administratif dirinya belum memenuhi syarat. Saat ini ia masih berstatus wartawan UKW Muda dan belum mencapai tingkat Madya, sehingga tidak memungkinkan untuk maju sebagai calon ketua PWI tingkat Kabupaten/Kota.

Menurutnya, pengalaman liputan yang menuntut ketelitian dan ketenangan dalam situasi kritis, membuatnya nyaman di balik lensa dan pena. “Melihat, mencatat, dan menceritakan —itu yang saya sukai. Bukan menjadi pejabat organisasi,” tambahnya.

Meski demikian, dorongan dari rekan-rekan sejawat terus mengalir. Banyak yang menilai Agustriawan memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni untuk memimpin organisasi wartawan di Kabupaten. Namun, Agustriawan tetap pada prinsipnya. “Saya menghargai kepercayaan itu, tapi saya tetap akan membantu dibalik layar,” jelasnya.

Sementara itu, perhatian juga tertuju pada sosok Nurmala. Ketua PWI Kabupaten Lahat yang sebentar lagi habis masa jabatan. Dirinya mendapat kabar bahwa Nurmala tidak lagi mencalonkan diri dalam pemilihan mendatang. Selama kepemimpinannya, Nurmala dikenal sebagai figur yang tenang, komunikatif, dan mampu menjaga soliditas wartawan.

Di bawah kepemimpinannya, PWI Lahat konsisten menjaga marwah profesi jurnalistik. Nurmala juga dianggap berhasil merangkul berbagai generasi wartawan tanpa sekat senioritas, sehingga suasana organisasi tetap harmonis.

Meski tidak lagi maju, kontribusi dan dedikasi Nurmala meninggalkan jejak yang kuat. “Saya harap, ketua yang baru nanti bisa terus menjaga marwah PWI Lahat,” tegasnya.

Dengan mulai bermunculannya nama-nama calon baru, pemilihan Ketua PWI Lahat ke depan diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perebutan jabatan, melainkan momentum untuk memperkuat profesionalisme dan solidaritas wartawan di Bumi Seganti Setungguan.(*)