Lahat, lahatsatu.id – Kabupaten Lahat, sukses jadi tuan rumah deklarasi Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). Deklarasi yang digelar di GOR Bukit Tunjuk Lahat tersebut, dihadiri langsung sejumlah tokoh besar nasional, meliputi Kepala BNN, Mentri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Perwakilan Kemendagri, Kapolda Sumsel, Kepala BNN Provinsi Sumsel, sejumlah Bupati/Walikota dan seluruh Kepala Desa di Kabupaten Lahat.
Selain itu, deklarasi tersebut juga diikuti secara zoom Bupati/Walikota SE Indonesia yang tergabung dalam Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) dan Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia).
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi mengatakan, deklarasi Indonesia Bersinar ini bagian dari upaya untuk mewujudkan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Indonesia Bersinar adalah gerakan masif, untuk membangun SDM yang berkualitas dari tingkat desa.
“Negara kita tidak boleh pecah gara-gara narkotika. Indonesia Bersinar harus dijadikan prioritas oleh pemimpin seluruh daerah. Karena jika sampai anak-anak di desa terjerat narkoba, maka persoalan kemiskinan dan kesejahteraan akan sulit tercapai,” kata Bursah Zarnubi, Kamis (22/1/2026).
Sementara, Kepala BNN, Komjen Pol Mathinus Hukom SIK MIK menegaskan, Provinsi Sumsel ada salah satu wilayah siaga narkotika. Ada 1.719 wilayah di Provinsi Sumsel tercatat dalam kategori siaga, menunjukkan kerawanan narkoba yang perlu adanya intervensi prioritas.
“Narkoba jangan dijadikan gaya hidup. Kita harus kuat dan berani mengatakan, tidak pada narkoba,” tegasnya.
Komjen Pol Mathinus Hukom menambahkan, semangat Bupati Lahat ia harap bisa menggelora ke seluruh Indonesia. Setidaknya minimal ada satu kabupaten/kota kedepan yang akan mengikuti langkah Kabupaten Lahat ini. Karena, narkotika adalah PR (pekerjaan rumah) kita semua. Jangan sampai bandar berhasil mencetak pengguna, mencetak pecandu, hingga mencetak kurir di tingkat desa.
“Lahat sudah menjadi saksi. Artinya representasi masyarakat Sumsel terkait pencegahan narkotika ada di Kabupaten Lahat. Kita juga berterima kasih pada Bupati Lahat, sudah menyiapkan rumah sakit khusus untuk rehabilitasi narkoba,” ucap Kepala BNN.
Disisi lain, Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang mengapresiasi langkah yang diambil Bupati Lahat. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk memerangi narkotika. Deklarasi ini, akan jadi momentum krusial bagi masa depan Kabupaten Lahat. Sekaligus bukti nyata, bahwa perang melawan narkoba, bukan perang satu instansi saja, tapi perang lintas sektoral.
“Kita sadari narkoba tidak hanya menyasar warga perkotaan, tapi sudah menyusup hingga ke desa. Dengan program ini, dana desa sudah bisa diarahkan untuk menciptakan kegiatan produktif, sehingga menutup celah narkotika masuk ke desa,” sampai Cik Ujang.(*)






