Lahat, lahatsatu.id – Tepat 20 Februari 2025 lalu, Pasangan dengan tagline Menata Kota Membangun Desa yakni, Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE dan Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih SH MH resmi dilantik Presiden Republik Indonesia (RI), H Prabowo Subianto
Banyak janji-janji politik yang ditawarkan ketika masa kampanye pada pemilihan kepala daerah (Pilkada), duet pasangan yang terkenal akan kecerdasan, intelektual tinggi dan kedekatan dengan tokoh-tokoh besar maupun penduduk Kabupaten Lahat itu sendiri tidak perlu diragukan lagi.
Visi dan Misi serta program kerja yang tersusun dalam lembaran kertas terus digenjot satu persatu, guna dinikmati sepenuhnya oleh rakyat notabene sangat menantikan gebrakan membawa perubahan bagi daerah tertua di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini.
“Satu tahun perjalanan kepemimpinan ini tentu bukanlah jalan yang sepenuhnya mulus. Berbagai tantangan dan rintangan hadir silih berganti. Namun dengan tekad, kerja keras, dan komitmen untuk memajukan daerah serta mensejahterakan masyarakat, satu per satu program nyata berhasil diwujudkan,” ujar Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi, belum lama ini.
Visi besar untuk Kabupaten Lahat mulai menampakkan wujud nyata melalui berbagai pencapaian strategis antara lain,
Ekonomi Berdikari, 100 persen program Koperasi Merah Putih hadir di 360 desa dan 17 kelurahan sebagai motor penggerak modal usaha kerakyatan.
Wisata Berkelas Dunia: Revitalisasi Situs Megalith sebagai warisan leluhur dan penataan Taman Ribang Kemambang, guna memperkuat identitas daerah. Penataan Taman Ayek Lematang, pembangunan jogging track, serta segera diresmikannya Mall Pelayanan Publik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
Wajah Baru Kota, adanya pelebaran jalan jantung kota dan penataan trotoar yang lebih modern serta ramah bagi pejalan kaki.
SDM Unggul, Peluncuran Program Beasiswa BELADAS dan suksesnya penanganan stunting yang meraih penghargaan tingkat nasional.
Jalan Hauling Batubara, ini lah yang sangat dinantikan oleh masyarakat yang sudah resah, gusar dan tidak nyaman dengan angkutan batubara hilir mudik di akses jalan umum.
Nah, kehadiran jalan khusus tersebut begitu sebagai aktor utama solusi tepat terhadap permasalahan selama ini kurang lebih 18 tahun lamanya, kini kedepan tidak akan ada lagi kendaraan tonase besar melintas, jalan-jalan rusak akan segera diperbaiki, anak-anak dapat kembali bermain diteras rumah, kemacetan panjang akhirnya tidal terjadinya lagi, kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir dan paling utama menghirup udara segar dan kesehatan pun terjaga.
Inovasi Pertanian dan Ketahanan Pangan: Pengembangan Durian Lingsing Super Tembaga sebagai ikon PAD baru, serta perencanaan strategis sistem irigasi teknis untuk menjamin ketersediaan air lahan pertanian secara berkelanjutan (Target 2027).
“Kerja nyata ini bukan sekadar angka, tapi tentang perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Bersama, saya bersama Widia Ningsih terus melangkah menuju Lahat yang lebih maju dan bermartabat! Menata Kota Membangun Desa,” pungkas H Bursah Zarnubi.
Senada, Wabup, Widia Ningsih SH MH menyampaikan, dengan meresmikan hauling road bersama-sama Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), DR H Herman Deru SH MM. Tentu saja isu-isu lingkungan seperti debu batubara, kemacetan panjang dan jalan nasional rusak kini tidak akan dijumpai lagi.
Jalan khusus batubara ini merupakan milik PT Levi Bersaudara Abadi (LBA), berlokasi di KM 01 atau KM 107 Stockpile PT Servo Lintas Raya (SLR).
Kehadiran hauling road ini menjadi tonggak penting dalam mendukung kelancaran distribusi batubara, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Jalan khusus tersebut diharapkan mampu mengurai persoalan klasik, yang selama ini muncul akibat angkutan batubara yang melintasi jalan umum.
Wabup Widia Ningsih SH MH mengungkapkan, rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jalan hauling yang telah dinanti-nantikan proses panjang hampir 18 tahun.
“Alhamdulillah, setelah sejarah panjang akhirnya jalan hauling batubara ini terlaksana. Ini berkat kolaborasi semua pihak. In Syaa Allah, keberadaan jalan ini dapat meminimalisir dampak debu dan isu lingkungan seperti kemacetan serta menjaga keawetan jalan nasional,” ujarnya, Jumat, 13 Februari 2026.
Dia menerangkan, dengan dibukanya hauling road ini tentu saja membuat kualitas udara terus membaik, anak-anak dapat bermain di perkarangan rumah dengan bebas, termasuk senyum ibu-ibu membawa arti tersendiri.
“Disinilah saya bersama Bupati Lahat memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat, sehingga tidak ada lagi angkutan batubara melintas di jalan raya umum,” tegasnya.(*)





