Lahat, lahatsatu.id – Fenomena kelangkaan Tabung gas Elpiji akhir – akhiri ini jelang lebaran idul Fitri 1447 H, semakin menjadi, biasanya stock ini diwarung terlihat walau hanya dipajang satu atau tiga. Kini bak ditelan bumi kemana menghilangnya wahai dirimu.
Pemandangan miris terlihat tampak kaum emak disana sini menenteng tabung kosong gas 3 kilo yang bertuliskan subsidi bagi rakyat miskin, kalau menoleh sedikit kebelakang sama halnya dengan kelangkaan migor yang terjadi beberapa tahun lalu. Setelah diselidiki ternyata Kartel migor yang bermain, bukan tak mungkin apakah erat kaitannya dengan Oknum yang sengaja mempermainkan keadaan. Kita lihat saja nanti No Coment.
Padahal pemerintah daerah, misalnya Pemkab Lahat terus berupaya melakukan operasi pasar setiap titik didistribusikan 1000 hingga lebih tabung gas LPG 3 kilogram, dibandrol harga Rp 18500 ditambah pajak biaya operasional menjadi Rp 22500. Namun langkah ini juga tidak berhasil meredam namun sedikit mengurangi rasa. Tapi tidak semua warga bisa merasakan subsidi ini.(*)






