PLTU Banjarsari Berikan Trauma Healing & Berbuka Puasa Bersama Korban Kebakaran Pasar Baru Lahat

oleh -40 Dilihat
oleh
PLTU Banjarsari melaksankan pendampingan dengan menggelar trauma healing, untuk anak-anak dan ibu-ibu korban kebakaran di Kota Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan di posko pengusian, bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lahat, Selasa (24/2/2026).

LAHATSATU.ID, LAHAT — Sebagai wujud kepedulian kepada korban kebakaran di Kota Lahat, PLTU Banjarsari melaksankan pendampingan dengan menggelar trauma healing. Kegiatan diikuti oleh anak-anak dan ibu-ibu, yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di posko pengusian, bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lahat, Selasa (24/2/2026).

Kehadiran tim pendampingan dari PLTU Banjarsari dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lahat , disambut hangat oleh para korban kebakaran di Pasar Baru Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.  Apalagi Ria Afriandi Chandra  ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lahat yang juga istri dari Sekda Pemkba Lahat, juga ikut terjun memberikan semangat kepada para korban. Peserta pun mengikuti kegiatan dengan riang gembira, terutama saat bermain games, kuis hingga mendongeng.

EVP PLTU Banjarsari melalui Manager Umum Faza Ikhwana menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Corporate Sosial Responsibility (CSR) Banjarsari Peduli. Yakni program untuk sosial kemasyarakatan, termasuk untuk korban bencana alam. Khusus untuk lokasi kebakaran di Kelurahan Pasar Baru Kota Lahat, PLTU Banjarsari sudah melaksanakan kegiatan dan bantuan tanggap darurat serta trauma healing untuk para korban.

Untuk kegiatan trauma healing, pihaknya bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lahat. Tujuannya tak lain untuk mengatasi ketakutan dan menyembuhkan dampak emosional, setelah rumah tempat tinggal mereka terbakar habis beberapa waktu lalu. Sehingga bisa beraktivitas normal, untuk kembali beraktivitas.

“Pendampingan dan trauma healing ini agar anak-anak korban kebakaran bisa kembali ceriah dan pulih dari rasa trauma,” ujar Faza Ikkhwana, Selasa (24/2/2026).

Sejumlah orangtua korban kebakaran yang mengikuti kegiatan trauma healing dari PLTU Banjarsari, mengaku sangat senang dan gembira melihat anaknya ceriah kembali. Sebab setelah peristiwa kebakaran, baru kali ini diajak bermain dan tertawa lepas. Termasuk juga bisa berbuka puasa bersama, sehingga bisa menambah semangat untuk menata dan melanjutkan kehidupan lebih baik.

“Kami terharu, ini pertama kalinya ada yang mengajak anak-anak bermain, berbuka bersama,” ujar salah satu korban. (mg10)