Lahat, lahatsatu.id – Jum’at dini hari, 09 Januari 2026, wilayah Kabupaten Lahat dilanda hujan dengan intensitas yang tinggi. Curah hujan yang tinggi tersebut sebabkan beberapa gangguan jaringan listrik.Beberapa wilayah yang terdampak akibat gangguan jaringan listrik diantaranya Merapi Barat, Merapi Selatan, Kebur, Telatang, Bandar Agung dan SP 6. Dengan cepat PLN ULP Lembayung merespon kejadian tersebut, mengerahkan personil untuk memulihkan kondisi kelistrikan
Hasil penelusuran di lapangan, ditemukan kerusakan pada beberapa komponen trafo dan pohon tumbang menimpa kabel TM sehingga pemulihan jaringan listrik memerlukan waktu yang cukup lama.
Mengatasi hal tersebut PLN ULP Lembayung mengerahkan setidaknya 31 personil yang terbagi di 3 lokasi terdampak untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik. Dipimpin langsung oleh Manager ULP Lembayung, Rizki Tungguan, walau dalam kondisi hujan, para petugas teknik PLN tetap melakukan pekerjannya dengan tetap menjalankan aspek pedoman K3 agar masyarakat Lahat dapat kembali merasakan energi listrik secepat dan seaman mungkin.
“Kami berupaya keras untuk memulihkan kondisi kelistrikan di wilayah kabupaten Lahat dikondisi hujan saat ini. Kami mengerahkan sebanyak mungkin personil untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik dan memastikan kenyamanan masyarakat menikmati energi listrik. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat dan berharap kondisi kelistrikan dapat pulih normal dalam waktu dekat,” ujar Rizki Tungguan.
Dengan tanggung jawab PLN sebagai penyedia energi listrik, PLN terus berupaya untuk memastikan masyarakat dapat menikmati listrik dengan nyaman. PLN ULP Lembayung berharap masyarakat terus mendukung pekerjaan petugas PLN sehingga menciptakan sinergi yang baik antara PLN sebagai penyedia energi listrik dan masyarakat sebagai konsumen energi listrik.
PLN ULP Lembayung juga menghimbau kepada masyarakat, apabila menemukan potensi gangguan listrik dapat segera melaporkan nya melalui aplikasi PLN Mobile. “Saat ini sudah ada aplikasi PLN Mobile yang dapat digunakan pelanggan untuk melaporkan gangguan listrik, sehingga semakin mudah” pungkas Rizki.(*)





