Martapura, lahatsatu.id – Sebagai upaya memperkuat akurasi data DTSEN, PT PLN (Persero) ULP Martapura melakukan rapat koordinasi lintas sektoral bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten OKU Timur. Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor BPS OKU Timur, Martapura, Rabu (10/03/2026).
Fokus utama koordinasi ini adalah pembahasan mengenai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN merupakan sistem pendataan terintegrasi yang menjadi basis data nasional untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara objektif.
DTSEN adalah merupakan sistem integrasi data lintas kementerian yang menggabungkan informasi dari DTKS Kemensos, P3KE Bappenas, Dukcapil Kemendagri, serta data sosial-ekonomi BPS menjadi satu basis data nasional.
Sistem ini dipakai pemerintah sebagai acuan utama dalam penetapan status kesejahteraan rumah tangga, pemetaan kondisi sosial-ekonomi, dan penentuan kelayakan seluruh jenis bantuan sosial
Manajer PLN ULP Martapura, Cahyadi Rukmantara menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk melakukan pemadanan data pelanggan listrik dengan data kemiskinan yang dikelola oleh BPS dan Dinas Sosial.
“Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa data pelanggan PLN sinkron dengan data kesejahteraan sosial di OKU Timur. Dengan validasi melalui DTSEN, untuk memperbaharui data sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Cahyadi dalam pertemuan tersebut.
Perwakilan BPS OKU Timur menjelaskan bahwa peran BPS dalam DTSEN mencakup penyediaan data dasar, validasi, serta pendampingan teknis guna menjamin kualitas data yang dihasilkan. Sementara itu, Bappeda berperan dalam pemanfaatan data tersebut untuk perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif, dan Dinas Sosial memastikan integrasi data lapangan agar penyaluran bantuan sosial tetap akurat.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemutakhiran data di wilayah OKU Timur, sejalan dengan program nasional untuk menciptakan tata kelola bantuan sosial yang lebih transparan dan berbasis data tunggal.(*)






