15 Ha Sawah Tadah Hujan di Lahat, ditanami Bibit Padi Hibrida

oleh -14 Dilihat
oleh
LAHATSATU.ID, -- Penanaman padi hibrida di sawah tadah hujan di Kabupaten Lahat. (foto istimewa)

LAHATSATU.ID, LAHAT — Lebih kurang 15 Ha sawah tadah hujan di Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, ditanami bibit varietas Ciherang yang memiliki toleransi tinggi terhadap kekeringan. Harapanya ketika musim kemarau tiba dan pasokan air berkurang, kabupaten lahat bisa menghasikan gerabah padi berkualitas dengan tearget 78 ton.

Indahermansyah Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat menjelaskan, pihaknya melakukan antisipasi terhadap ancaman El Nino yang diprediksi berdampak pada sektor pertanian. Sasarannya kali ini adalah sawah lahan tadah hujan seluas 15 hektar, yang berada di Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur. Harapannya agar produksi pangan tidak anjlok, akibat kekeringan di musim kemarau.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat, telah menebar 75 kilogram bibit varietas Ciherang di lokasi tersebut. Bibit Dengan masa tanam 120 hari, diharapkan mampu meraih produksi gerabah hingga 78 ton saat masa panen. Selain itu para petani juga diberikan bantuan pupuk cair, yang bisa membantu pertumbuhan padi di cuaca ekstream.

Tambahnya, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat menargetkan setiap Kecamatan, memililiki lahan khusus untuk pengambangan padi tahan kekeringan. Minimal 5 hektar lahan khusus, untuk tiap wilayah di Kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat. Sehingga tetap bisa bercocok tanam disawah tadah hujan meski kondisi kemarau atau kering.

“Kita mulai membiasakan petani menggunakan pupuk cair serta bibit padi hibrida, yang tahan terhadap cuaca ekstream,” ujar Indahermsyah beberapa waktu lalu.