Waspada Cuaca Buruk dan Musim Penghujan, Simak Ini Tips Antisipasi Bahaya Listrik Musim Penghujan

oleh -48 Dilihat
oleh
Waspada Cuaca Buruk dan Musim Penghujan, Simak Ini Tips Antisipasi Bahaya Listrik Musim Penghujan

Palembang, lahatsatu.id – Hujan lebat belakangan ini menyebabkan banjir di beberapa daerah di wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu. Baru-baru ini wilayah Banyuasin, Musi Rawas Utara, hingga Kabupaten Lebong Bengkulu terkena dampak banjir hingga menyebabkan pasokan listrik terganggu di wilayah tersebut.

Ada hal yang perlu diperhatikan menjelang musim hujan, beberapa diantaranya instalasi listrik rumah, alat elektronik yang terhubung ke listrik, dan aset kelistrikan milik PLN. Air merupakan konduktor paling baik yang mampu menghantarkan listrik sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan akibat tersengat listrik.

Saat hujan datang, kebocoran, genangan air bahkan banjir menjadi hal yang harus diantisipasi oleh masyarakat. Atap bocor dan kabel yang terkelupas dapat menyebabkan konsleting apabila terkena air hujan. Oleh karena itu, sebelum musim hujan, pastikan seluruh kabel di instalasi listrik dalam keadaan baik.

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk keselamatan yang diberikan oleh PLN serta pihak berwenang setempat. Selain itu, dalam kondisi darurat penting bagi masyarakat untuk melakukan pengamanan kelistrikan di rumah, termasuk mematikan aliran listrik dan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman jika terjadi banjir atau situasi darurat lainnya.

Beberapa tips dari PLN untuk masyarakat sebagai antisipasi bahaya kelistrikan di musim penghujan :

1. Jangan Berteduh atau berlindung di bawah pohon, baliho, tiang listrik karena benda yang tinggi berpotensi disambar petir ataupun roboh akibat angin kencang.
2. Cabut Stop Kontak peralatan listrik rumah
3. Siapkan daya cadangan (_power bank_) untuk mengisi daya ponsel agar komunikasi tidak terputus
4. Jika banjir melanda dan menggenangi rumah, turunkan MCB (_meter circuit breaker_) dan evakuasi alat elektronik ketempat yang lebih tinggi
5. Laporkan ke PLN apabila saat terjadi bencana banjir dan jaringan PLN belum
dipadamkan.
6. Bila banjir surut, pastikan alat elektronik dalam keadaan kering agar tidak menimbulkan korsleting listrik.

PLN UID S2JB juga meminta kerja sama dari masyarakat untuk segera melaporkan setiap kerusakan atau keadaan darurat yang berkaitan dengan kelistrikan, salah satunya gardu induk, agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.

“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama dalam situasi darurat,” kata Adhi Herlambang, General Manager PLN UID S2JB.

Untuk kondisi yang berpotensi menimbulkan bahaya, Adhi menambahkan, masyarakat bisa melaporkan kondisi tersebut melalui layanan pengaduan PLN atau unit terdekat.

“Kami memahami bahwa pemadaman listrik mungkin menyebabkan ketidaknyamanan bagi pelanggan saat terjadi banjir, namun langkah ini diambil untuk mencegah potensi bahaya yang lebih besar. Masyarakat juga bisa melaporkan kondisi bahaya melalui PLN Mobile, Call center 123, ataupun unit layanan terdekat.” imbuh Adhi.

Dengan langkah-langkah preventif dan responsif bersama masyarakat, diharapkan dapat mengedepankan keselamatan masyarakat dan keandalan pasokan listrik di tengah-tengah kondisi cuaca ekstrem seperti banjir belakangan ini.(rls)