Viral Hingga Luar Daerah, PLTU Banjarsari & FPTI Lahat Kembangkan Waterpall Reppelling Curug Perigi

oleh -66 Dilihat
oleh
LAHATSATU.ID, -- PLTU Banjarsari Bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lahat, mengembangkan destinasi wisata objek wisata curug Perigi. Inovasi yang dilakukan yakni dengan menambah wahana Waterpall Reppeling, yakni olahraga menuruni air terjun dengan menggunakan tali dan peralatan pengamanan. (Foto/istimewa)

LAHATSATU.ID, LAHAT — PLTU Banjarsari Bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lahat, mengembangkan destinasi wisata objek wisata curug Perigi. Inovasi yang dilakukan yakni dengan menambah wahana Waterpall Reppeling, yakni olahraga menuruni air terjun dengan menggunakan tali dan peralatan pengamanan. Dokumentasi foto dan video yang unik dan menantang, membuat kegiatan ini diminati kaum muda terutama dari luar daerah.

Seperti diketahui, Kabupaten Lahat dikenal sebagai Kabupaten Lahat yang kaya akan air terjun. Ratusan lokasi air terjun sudah mulai diketahui public sejak lama, namun hanya sedikt yang telah dikelolah menjadi lokasi objek wisata. Seperti air terjun cughup buluh, cughup senyawe, cughup Panjang, cughup tangga manik, cughup Maung, hingga cughup Perigi.

Selain itu air terjun yang sudah dikelolah, masih sebatas sebagai lokasi wisata spot foto seperti menikmati keindahan atau pun mandi. Belum ada yang berinovasi atau mengembangkan air terjun tersebut, dengan daya Tarik lain. Namun kolaborasi PLTU Banjarsari dengan FPTI Kabupaten Lahat serta Pokdarwis Desa Perigi, air terjun perigi kini diberi terobotasan sebagai lokasi olahraga Waterpall Reppelling.

Ketua Federasi Panjat Tebing Kabupaten Lahat Ahmad Salam Resmiadi menjelaskan, PLTU Banjarsari telah tiga tahun menjadi bapak asuh Federas Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Lahat. Sehingga pihaknya sangat terbantu, dalam opaya pembinaan dan pembibitan atlet serta peningkatan prestasi atlet.

Menjelang tahun ke 4, mereka didorong oleh PLTU Banjarsari untuk bisa mandiri dalam rangka exit program Corporate Sosial Responsibily (CSR) yang telah berjalan. Sehingga para atlet dan pengurus berinovasi untuk mengkombinasikan olahraga panjat tebing, dengan wista air terjun di desa Perigi. Agar hasil yang dicapai nantinya bisa untuk mendiri, guna kegiatan pembinaan atlet panjat tebing di Kabupaten Lahat.

Meski baru mulai awal Maret 2026 lalu, namun antusias peserta sangat membeludak. Setiap akhir pekan, slot dari jadwal yang disiapkan hampir selalu panuh. Terutama kaum hawa dari generi Gen Z dari wisatawan luar daerah, yang rela jauh-jauh datang ke Kabupaten Lahat. Seperti dari Kabupaten Muaraenim, Prabumulih, Banyuasin, Kota Palembang, hingga Lampung.

“Evaluasi akhir tahun 2025 lalu, kami didorong bersiap untuk exit program. Alhamdulilah Waterpall Reppeling kami usulkan untuk dievaluasi bersama, dan disuport penuh agar FPTI Lahat bisa mandiri,” ujar Ahmad Salam Resmiadi, Minggu (19/4/2026).

Executive Vice President PLTU Banjarsari Putut Dwidjoseno melalui Manager Umum Faza Ikhwana, membenarkan FPTI Kabupaten Lahat merupakan salah satu cabang olahraga bInaan PLTU Banjarsari. Kerjasama dan kolaborasi berkelanjutan telah dilakukan lebih dari tiga tahun, dan sedang dalam persiapan exit program.

“Kami memiliki time line pembinaan, dan selalu mendorong untuk bisa mandiri melalui exit program yang akan disiapkan. Termasuk FPTI Lahat,”tegas Faza Ikhwana. (mg10)