Festival Rempah-rempah Sumsel Jadi Agenda Tahunan, Daerah Juga Harus Menggelar

oleh -209 Dilihat
oleh
Wagup Sumsel Mawardi Yahya menyerahkan hadiah kepada pemenang Festival Rempah-rempah Sumsel. FOTO IST

LAHATSATU.ID, Palembang – Festival Rempah-rempah berakhir, Minggu 27 Agustus 2023, yang digelar di Palembang Trade Centre (PTC). Antusias masyarakat cukup tinggi. Apalagi peserta festival ini berasal dari 17 kabupaten/kota di Sumsel.

Wagup Sumsel H Mawardi Yahya yang menutup Festival Rempah Sumsel Tahun 2023 meminta, Festival Rempah-rempah ini dilakukan secara berkesinambungan.

“Tapi jangan hanya menjadi kegiatan seremonial yang dilakukan setiap tahun, melainkan harus ada perbaikan mengenai kualitas rempah ini. Termasuk juga produk lain seperti kopi dan produk perkebunan lainnya,” ujarnya.

Festival Rempah digelar TP PKK Sumsel digelar sejak 25 hingga 27 Agustus 2023.

Mawardi mengatakan, Festival Rempah ini merupakan langkah Pemprov Sumsel untuk memamerkan produk rempah di Sumsel sehingga semakin dikenal luas.

“Festival ini harus semakin memacu semangat masyarakat untuk meningkatkan kualitas rempah-rempah di Sumsel,” kata Mawardi.

Apalagi, lanjutnya, aneka rempah ini dapat diolah menjadi makanan dan minuman yang bermanfaat bagi tubuh.

“Harapannya, rempah di Sumsel dapat menjadi pilihan utama seluruh masyarakat. Karena rempah ini juga dapat diolah menjadi makanan dan minuman yang sehat,” terangnya.

Dia menyebut, Festival Rempah ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.

“Festival ini memberikan kesempatan bagi UMKM untuk mengembangkan bisnisnya serta menjadi sarana edukasi petani untuk meningkatkan kualitas rempah sehingga bernilai jual tinggi, bebernya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel H Herman Deru meminta agar festival serupa juga digelar di kabupaten dan kota.

“Saya harap kegiatan ini juga digelar dilaksanakan ditingkat Kabupaten/kota. Kita ingin pengetahuan akan rempah khas Sumsel ini juga dikenal secara merata di penjuru Sumsel,” tegas Derum

Dengan begitu, Herman Deru meyakini, festival ini akan menjadi salah satu destinasi wisata baru di Sumsel.

“Kita ingin kegiatan seperti ini banyak dikunjungi, sehingga perputaran ekonomi lebih kencang. Apalagi dalam festival rempah ini banyak sekali kegiatannya,” tambahnya.

Menurut Herman Deru kegiatan tersebut banyak memberikan manfaat dalam membantu petani rempah. Sekaligus menjadikan masyarakat sadar di Sumsel sangat banyak macam rempahnya baik sebagai bahan pengobatan tradisional maupun untuk penyedap masakan.

“Kegiatan ini secara tidak langsung membantu para petani rempah. Sekaligus memberikan edukasi tekait manfaat rempah untuk kesehatan, kecantikan, dan untuk menambah lezatnya makanan,” pungkasnya.(mg01)