Harga Batubara Lemah, Ini Penyebabnya, Puluhan Karyawan di Lahat Sudah PHK

oleh -609 Dilihat
oleh
Ilustrasi PHK

LAHATSATU.ID, Lahat – Hingga Agustus 2023 ini, harga batubara dunia terus melemah. Ini tentu saja berdampak buruk bagi warga Kabupaten Lahat, yang banyak berkerja di perusahaan batubara.

Bahkan, puluhan karyawan perusahaan batubara di Lahat sudah terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sedangkan ratusan lainnya sudah dirumahkan.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lahat, mendapat informasi bila anjloknya harga batubara, akibat dari melimpahnya batubara dari Australia.

Sehingga pengusaha batubara Indonesia kewalahan menjual batubara. Untuk menekan pengeluaran pun, banyak pengusaha memutuskan mengurangi atau merumahkan karyawannya.

“Sudah ada laporan tertulis dan lisan dari perusahaan yang merumahkan dan PHK karyawan,” kata Kepala Disnakertrans Lahat, Mustofa Nelson.

Ada beberapa perusahaan sudah melaporkan merumahkan dan PHK karyawan, seperti PT Bina Sarana Sukses (BSS) dan Bomba Grup.

PT BSS melaporkan secara tertulis, terakhir 180 pekerja mengalami imbas anjloknya batubara. Sebanyak 60 orang terpaksa di PHK, dan 120 terpaksa dirumahkan.

Sedangkan untuk perusahaan yang menyampaikan secara lisan, diantaranya anak perusahaan PT Bara Anugrah Sejahtera, dan anak perusahaan dari PT BME.

“Masih banyak perusahaan yang belum sampaikan laporan. Tapi untuk yang sudah sampaikan secara lisan, kemungkinan dalam waktu dekat akan sampaikan secara tertulis,” bebernya.

Disnakertrans Lahat belum menerima laporan keluhkan dari karyawan terkait hal mereka dari perusahaan. Bila dalam kurun waktu 2 bulan kedepan harga batubara masih pemah, yang berujung perusahaan harus lakukan perumahan karyawan lagi, dan perusahaan hanya sanggup membayar 70 persen dari gaji pokok. Hal itu tidak disalahkan.(mg01)