Jambret di Lahat Menggila, Siswi SMA Santo Yosep Tewas Karena Kejar Pelaku

oleh -426 Dilihat
oleh
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), di lokasi korban jambret terjatuh, minggu (13/8/2023). (ist)

LAHATSATU.ID, LAHAT – Nasib tragis menimpa seorang pelajar di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Korban atas nama Nabila Dewi Aprilya inisial DA (16) warga Kelurahan Gunung Gajah Kecamatan Lahat, tercatat seorang pelajar kelas XII Sekolah Menegah Atas (SMA) swasta meninggal usai diduga menjadi korban penjambretan. Namun kejadian meninggalnya korban dan penjambretan dalam dua lokasi dan waktu yang berbeda.

Informasi yang dihimpun. Kejadian nahas yang menimpa korban terjadi di kawasan Perumnas Selawi Lahat, sekitar pukul 21.00 WIB, Ahad (13/8/2023). Awalnya, korban yang mengendarai sepeda motor Vario seorang diri, meletakan handphone merek Vivo Y15 miliknya di Dashboard motor. Kemudian, handphone milik korban tersebut dijambret sehingga korban refleks mengejar pelaku dan mengalami kecelakaan tunggal di JL SMP 4 Lahat Kelurahan Lahat Tengah Kecamatan Lahat. Warga sekitar yang melihat korban mengalami kecelakaan langsung menghubungi pihak kepolisian dan membawa korban ke rumah sakit.

Kapolres Lahat AKBP S Kunto Hartono S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH MH menjelaskan. Bahwa anggota setelah mendapat laporan adanya korban jambret langsung meluncur ke lokasi kejadian. Selanjutnya tim Opsnal Satreskrim Polres Lahat pimpinan Kanit Pidum Ipda Denny Aprianto SH. Melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dugaan sementara warga mengira korban mengalami laka lantas. Namun sempat terdengar teriakan maling. Dugaannya korban dijambret lalu mengejar pelaku dan mengalami kecelakan. Sehingga anggota Satlantas Polres Lahat dan Satreskrim Polres Lahat melakukan olah TKP.

“Masih Lidik. Anggota juga masih menggali keterangan saksi dan barang bukti lain. Untuk sementara barang korban yang hilang satu unit handphone,” kata Kasatreskrim, AKP Sapta Eka Yanto SH MH, Senin, (14/8/2023).

Informasi lain, bahwa korban sebelumnya dari rumah lalu pergi ke warung. Kejadiannya penjambretannya saat korban pulang dari warung.

Sementara pihak SMA Santo Yosep Triwardono tempat korban menuntut ilmu membenarkan. Bahwa korban Nabila Dwi Aprilya merupakan siswa SMA Santo Yosep kelas XII. (Yudi)